Penguat Segala

Surat hari keenam, kutujukan untuk Dia, Sang Maha Segala.

Sosok yang selalu ada, sosok yang selalu menerima pulangku, meski kaki telah begitu jauh melangkah. Maha Pemaaf, Maha Pengampun, dan Maha Segala.

Aku bukan manusia tanpa dosa, sebab kupasti pernah melakukan kesalahan, entah dengan lisan pun perbuatan, entah sengaja pun di alam bawah sadar.

Tuhan, banyak dari mereka berkata, jika ingin berbincang denganmu, cukuplah berdua, tak perlu lewat banyak kata, atau apa pun macam lainnya. Namun, aku selalu ingin mengajak jariku menari untuk-Mu. Sebab, tanpa izin-Mu, aku tak mungkin mempunyai jemari yang kini kerap kali kugunakan berbagi; cerita pun rasa.

Terima kasih, karena Kau menempatkanku pada rumah yang tepat, rumah yang senantiasa menerima segalaku, rumah yang selalu rindu suaraku, dan rumah yang mencintaiku utuh dan penuh.

Terima kasih karena Kau memberiku begitu banyak pelajaran, mulai dari bertemu teman yang sesungguhnya, hingga bertemu dengan mereka yang luar biasa mahir bersandiwara.

Aku banyak belajar, bagaimana caranya bertahan, bagaimana rasanya dipermainkan, dan bagaimana caranya tetap mencintai-Mu meski semesta mulai sesak dengan kejahatan.

Tuhan, aku yakin dan percaya, jika Kau adalah Segala; bagi dunia dan akhirat. Tak ada satu pun mahluk yang bisa mengalahkan kuasa-Mu.

Maaf jika suratku terasa sedikit gagap, pikiranku sedang terbagi, antara satu dan lain hal, kurasa tak perlu kujabarkan, sebab Kau melihatku selalu.

Tuhan, jangan pernah lepas tanganku dari genggam-Mu, biarkan kuberjalan ke arah yang sudah kunikmati alurnya, langkah yang insya Allah Kau ridhoi. Tuhan, aku hanya ingin mengutarakan seberapa kupercaya Kamu. Kupercaya Kau akan memeluk segalaku dan apa pun yang kutitipkan lewat doa.

Tuhan, kumohon terangkan hati mereka yang sedang dipenuhi kabut gelap. Kumohon tuntun mereka untuk kembali ke jalan-Mu. Kumohon sadarkan mereka untuk menghentikan langkah yang tak perlu.

Aku tak pernah takut pada apa pun, sebab aku punya Kau; Tuhanku.

Tuhan, terima kasih karena memberiku kesempatan kembali pada-Mu. Terima kasih karena Kau masih senantiasa memelukku yang kerap kali berpetualang di luar jalur-Mu.

Tuhan, terima kasih banyak.

Salam sayang, dari salah satu hamba-Mu yang insya Allah senantiasa bersyukur.

#PosCintaTribu7e
#PenariJemari
#TeruntukSegala
#Tuhan
#Allah

Advertisements