Sepasang yang Terus Menua; Bersama

Kerap menangkap dua pasang mata menatapku dalam diam. Mereka punya cara yang berbeda.

Entah karena apa dan bagaimana awalnya. Tatapan mereka begitu penuh cinta. Doa-doa juga mengalir dari sana.

Mereka punya pemikiran yang tak pernah kusangka sebelumnya. Mengagumiku yang hingga kini masih kerap mengeluh.

Seperti peluru, begitu cepat waktu melaju.

Dua jiwa; pemilik dua pasang mata. Dua manusia; pemilik cinta paling setia.

Bahagiaku adalah saat melihat kalian bahagia dengan hal-hal kecil yang bisa kita cipta bersama.

Menua dalam sehat, bahagia, penuh kasih, dan perbaikan-perbaikan lainnya. Semoga saja.

Aamiin.

Rabu, 20 September 2017

Advertisements