Happy birthday, Ma!

Bagimu, ini adalah 9 Mei yang ke-52, sedangkan bagiku adalah yang ke-22.

Ma, kau tahu selama ini aku adalah anak yang paling sulit bicara cinta di hadapanmu. Aku beku, kaku, tak jarang terkesan acuh. Kenyataannya tidak mungkin seperti itu, Ma.

Tiap kali aku bertemu orang baru, sebanyak itu pula aku menceritakan bagaimana bahagianya aku memilikimu sebagai orangtua perempuan, teman, sahabat, kakak perempuan, dan apa pun sosok yang kubutuhkan. Kita tak jarang berselisih pendapat, tapi itu tak akan mempengaruhi kasih kita untuk satu sama lain.

Ma, aku memintamu untuk sehat. Kurangi kopimu, Ma. Aku tak ingin maag itu kambuh, aku tak ingin gigimu linu. Aku tahu kau sabar, dan aku butuh kesabaranmu lebih lagi untuk menemaniku ke titik itu, titik yang sedang kutuju, kuyakin kau mengerti maksudku, Ma.

Ma, bahagiakah kau miliki, Papa? Pria yang meski usianya sudah 56 tahun, masih saja mengirimkan pesan ‘Selamat ulang tahun’ yang diakhiri kalimat ‘I love you, Mama’ pada pukul 00:31 dini hari. Jika kau balik bertanya padaku, aku bahagia memiliki Papa yang selalu mencintaimu; orangtua perempuanku.

Ma, pelihara telingamu, nanti, pada waktunya, aku ingin kau banyak mendengar kata cinta yang kusuarakan untukmu. Ma, luangkan hatimu, aku ingin kau selalu dapat merasakan betapa aku cinta, padamu.

Aku bahagia, Tuhan memberimu sehat, memberimu napas, memberimu bahagia yang meski tak luput dari pedih, sesekali.

Selamat ulang tahun, Ma. Tuhan menyayangi keluarga kita, segala kebaikan pun keburukan, segala kebahagiaan pun kepedihan adalah ujian dari-Nya, agar kita terus naik kelas. Jangan berhenti temani aku tuk terus berprasangka baik pada Tuhan, ya, Ma.

Apa pun yang telah Tuhan tulis untuk kita adalah yang terbaik, yang mampu kita sikapi dengan sedemikian luasnya.

Ma, aku punya beberapa bait kata untukmu, sebut saja puisi cinta. Entah ini yang ke berapa, yang jelas lahirnya puisi-puisi untukmu selalu dari hati tulusku ini.

Wanitaku

Kau lihat wanita itu?
Wanita yang sedang tertawa
Orangtua perempuanku
Dia yang mengajarkanku bagaimana caranya bahagia

Kau tahu wanita itu?
Wanita yang menangis tersedu
Orangtua perempuanku
Kadang kendali kulepas dan tak sadar melukainya

Kau mengerti cinta itu?
Wanita dan perempuan yang bersatu dalam sebuah
peluk
Orangtua perempuanku
Ia tak pernah berhenti memelukku; sejauh apa pun
adaku

Kau tahu bagaimana kumemanggilnya?
Mama
Orangtua perempuanku
Tuhan tahu betapa kumencintainya

Mama
Apa kau ada di sana?
Kuyakin kau di sana
Mendengarku bersuara; membacakan cinta

Mama
Apa kau melihatku?
Kuyakin kau menatapku
Yang begitu pemalu; mengungkapkan betapa besar
sayangku padamu

Mama
Tanpamu aku tak akan menjadi aku yang sekarang
Tanpamu bisa saja aku lupa jalan dan tak sanggup
untuk pulang
Dan aku tak pernah ingin sendirian; terlebih tanpamu,
wanitaku

Ma, aku bisa saja merangkai kata seindah-indahnya, tapi aku selalu beku untuk mengucapkannya padamu. Sebelum menatapmu, air mataku sudah bersiap tuk terjatuh. Entah haru dari mana yang datang semudah itu, kau tahu aku sangat mudah menangis, mencintaimu adalah syahdu yang begitu haru, sampai detik ini aku belum bisa membendung air mataku tuk terjatuh kala ingin menyampaikan padamu, rasa yang paling aku syukuri. Betapa, aku cinta padamu, Ma.

Jangan lelah untuk bahagia, Ma. Nikmati hidupmu dengan tawa, tak apa menangis sesekali, wajahmu butuh basah, meski kuharap basahnya karena haru, bukan luka.

Ma, selamat ulang tahun, aku mencintaimu, menyayangimu, mengasihimu. Maaf untuk segala salah, aku tak pernah berniat melukaimu; terlebih di bagian hati.

Salam sayang, anak perempuanmu satu-satunya. Love you, Ma!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s