Untuk perempuan yang ku kenal tanpa sengaja.

Bagiku, sebelumnya sosok kakak perempuan hanyalah sebatas angan-angan, hingga kemudian entah lewat mana, dengan cara apa, dan lain sebagainya, Tuhan kirimkan secara tiba-tiba. Desnanti (Desember yang dinanti) Sarachika. Perempuan yang ku kenal tanpa sengaja, perlahan-lahan menjadi semakin dekat. Perempuan yang awalnya hanya sebatas siswi satu angkatan di atasku semasa putih abu, namun sekarang sudah ku anggap layaknya saudara sendiri.

Aku tak perlu pengingat dalam bentuk apa pun, sebab kepalaku jauh lebih baik perihal menyimpan ingatan, termasuk ulang tahunmu. Perempuan yang membuat Desember begitu dinanti 22 tahun silam.

Lintang, mulai 5 Desember 2014 ini, tak ada lagi semoga yang ingin ku layangkan untukmu, sebab kita sama-sama tahu bahwa Tuhan adalah penulis skenario paling sempurna, Ia memelukmu dalam tiap detik tanpa kecuali. Perlahan namun pasti, kau semakin mendekat pada jalan-Nya; jalan yang paling nyaman untuk jejak-jejak berpijak.

Bahagialah, rayakan tawamu dengan pesta di mana kau dapat berdansa tanpa gelisah; sebab Tuhan ada. Menangislah, sebab air mata rindu perannya, meski hanya satu dua detik basahi wajah. Kemudian? Jangan lupa tuk kembali bahagia; berbagi tawa pada mereka yang kau cinta.

Yakinlah bahwa sosokmu dapat menghentikan tumbuhnya lelah-lelah berbuah peluh, yang kadang membuatmu ingin mengeluh. Sebab, Tuhan tak pernah menghentikan kebaikan semesta, yang memelukmu secara perlahan, namun tetap penuh kejutan, dan membuatmu tak perlu merasa sepi meski sedang sendiri.

Kau begitu layak dicinta, maka tak perlu khawatir perihal luka, dari sekian air mata, ada jutaan bahkan milyaran bahagia yang dapat kau temukan pada wajah-wajah pemilik senyum mempesona, yang menyayangimu tanpa pura-pura.

Untuk detik-detik yang telah kau lewati, dan hari-hari yang sedang kau jalani, aku percaya kau punya tempat di masa depan untuk memeluk hasil, dari mimpi-mimpi yang awalnya terasa hanya khayalan dan tak mungkin jadi kenyataan. Karena, langkahmu dulu, kini, dan setelah ini yang akan menuntunmu ke sana, dalam sadar atau tidaknya dirimu.

Tulisan ini ku buat, sebab aku tak dapat memberimu lebih; sebuah kehadiran dan pelukan. Selamat menikmati tanggal 5 untuk yang kedua-puluh-dua-kalinya, Lintang.

Dari seorang adik perempuan yang menyayangi serta merindukanmu. Doa, kecup, dan peluk telah ku layangkan setinggi rintik pemula hujan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s